JatuhCinta Ternyata Berbahaya Untuk Penderita Jantung. 23.20 No comments. Seseorang yang sedang jatuh cinta melihat pujaan hatinya, jantung akan berdegup kencang karena hormon adrenalinnya. Orang yang jatuh cinta memiliki detak jantung yang hampir sama dengan orang yang berlari. Oleh karena itu, orang dengan masalah jantung serius jadi sangat 11 LATAR BELAKANG. Biologi manusia merupakan suatu cabang ilmu biologi yang menghimpun beragam ilmu yang mempelajari anatomi fungsi tubuh pada manusia, baik dari luar maupun dari dalam tubuh. Biologi manusia mencakup beberapa materi penting seperti sistem syaraf pada manusia, sistem endokrin, sirkulasi pada manusia, dan masih banyak lagi. makalahbiomedik dasar. Anatomi berasal dari bahasa yunani yang terdiri dari ana yang artinya memisah-misahkan atau mengurai. Dan tomos yang artinya memotong-motong, jadi anatomi berarti mengurai dan memotong. Ilmu bentuk dan susunan tubuh di peroleh dengan cara mengurai badan melalui potongan bagian-bagian dari badan dan hubungan alat tubuh Bendaatau materi yang berada di lingkunganmu dapat memberikan manfaat bagi kehidupan. Benda atau materi ada yang termasuk zat tunggal (unsur dan senyawa) maupun ke dalam campuran. Sebagai contoh, air adalah zat tunggal yang merupakan senyawa. Air sangat berguna bagi kehidupan manusia. Air berguna untuk minum, mandi, mencuci pakaian, dan lain Sebanyak200 mL larutan penyangga mengandung senyawa NH3 dan (NH4 )2 SO4 masing-masing dengan konsentrasi 0,1 M. Tentukan pH larutan APengertian larutan bufer • Larutan penyangga, larutan dapar, atau buffer adalah larutan yang digunakan untuk mempertahankan nilai pH tertentu agar tidak banyak berubah selama reaksi kimia berlangsung. Sifat yang khas dari larutan penyangga ini adalah pH-nya hanya berubah sedikit dengan pemberian sedikit asam kuat atau basa kuat. 4. BpXb6. Jakarta Apa yang diciptakan Almalik di dalam tubuh kita memiliki fungsinya saban. Terjadwal air liur yang mungkin justru menurut kita jorok dan tak cak semau gunanya. Iler memainkan peran nan penting bukan saja bagi kesehatan rongga mulut kita, tapi juga tubuh secara keseluruhan. Setiap makhluk memproduksi paling enggak 1 liter air liur setiap harinya. Berikut ulasan bagaimana air liur melindungi alias menjaga kesehatan transmisi dan mulut kita. 1. Air liur merupakan pembersih alami. Air liur selalu diproduksi di rongga mulut kita baik momen makan, mengunyah, saat menyundak raksi tertentu, atau pun ketika tak suka-suka rangsangan sekelas sekali. Detik mengunyah, laju alir ludah kita akan meningkat maupun bisa dikatakan ludah kita akan diproduksi lebih banyak dibandingkan momen enggak ada rangsangan. Hal ini bermanfaat untuk membersihkan gigi dan mulut kita dari makanan nan menempel. Air liur dapat membersihkan maupun menghilangkan kuman serta mencegah bakteri destruktif gigi kita setakat pada waktunya kita menyikat persneling. 2. Iler menetralisir asam nan mengerosi atau merusak struktur gigi. Plak dengan kandungan bibit penyakit di dalamnya memproduksi asam yang mengakibatkan transmisi kita tembelang dan bertembuk. Ludah mengandung buffer atau penyangga keseimbangan pH perkataan, sehingga kondisi asam internal mulut dapat terkontrol, baik itu senderut nan disebabkan maka dari itu aktivitas kuman atau pun bersut yang berasal dari alat pencernaan dan minuman yang kita konsumsi. 3. Air liur dapat memenggal kuman. Iler mempunyai perwakilan anti bakteri yang dapat memenggal kuman. Keadaan ini bukan hanya bermakna bagi kesehatan mulut kita, tapi kembali tentunya tubuh secara keseluruhan. 4. Air liur mencegah hilangnya mineral pada gigi dan menunjang proses kembalinya mineral-mineral pada gigi. Ketika asam hasil produksi berpangkal patogen berupaya merusak gigi, air liur kita siap sedia mencegah luruhnya mineral dengan menambah ion kalsium dan fosfat pada parasan gigi. Air liur juga melindungi persneling berusul hilangnya ion kalsium dan fosfat dari lapisan email gigi. Dengan menjaga mudahmudahan zat kapur dan fosfat tidak hilang semenjak persneling, air liur dapat mencegah gigi berlubang. Jangan lupa untuk menjaga seyogiannya ucapan kita tidak tandus. Selain membantu mencegah persneling berlubang, mulut nan rajin memproduksi air liur juga mengurangi potensi bau mulut karena mulut yang kering sangat rentan mengalami bau mulut. Pemohon seperti obat-obatan hipertensi, rasam merokok, dan bekerja di bawah rumpil matahari juga berpotensi mengurangi produksi ludah, sehingga membuat gigi menjadi kian rentan bertembuk. Jadi, perbanyak produksi air liur minimal okta- kaca per masa untuk mengkompensasi kekurangan cairan kerumahtanggaan fisik dan pula perkataan kita. Powered by * Fakta atau Hoaks? Untuk mengarifi validitas informasi yang beredar, yuk WhatsApp ke nomor Cek Fakta 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata pokok yang diinginkan. Source Air liur merupakan pelindung alami bagi kesehatan gigi. Ketika terjadi sekresi dan kontak langsung dengan gigi, air liur akan menetralkan asam yang terbentuk dari proses fermentasi sisa makanan dimulut dan diantara gigi. Hal ini karena air liur mengandung larutan penyangga fosfat yang dapat mempertahankan pH dimulut sekitar 6,8. Apa yang dimaksud dengan larutan penyangga? akan dibahas pada uraian dibawah ini. Larutan penyangga adalah larutan yang pH-nya tidak mudah berubah dengan penambahan sedikit asam, basa, atau air. Larutan penyangga disebut juga larutan buffer atau dapar. Larutan penyangga dapat dibuat dengan cara mencampurkan asam lemah dengan garamnya atau basa lemah dengan garamnya. Di dalam larutan penyangga terdapat zat terlarut yang berfungsi mempertahankan pH. Jika pH larutan penyangga hendak diubah menjadi asam, komponen penyangga yang bersifat basa akan mempertahankannya. Demikian juga sebaliknya, komponen penyangga yang bersifat asam akan bertugas mempertahankan pH agar larutan penyangga tidak menjadi basa. Jadi, larutan penyangga dapat dibedakan menjadi dua, yaitu larutan penyangga yang bersifat asam dan larutan penyangga yang bersifat basa. Larutan Penyangga Bersifat Asam Larutan penyangga yang bersifat asam dibuat dari campuran asam lemah dengan basa konjugasinya. Basa konjugasi terbuat dari asam lemah yang berlebihan dengan basa kuat atau garam dari asam lemahnya. Misal campuran H2S dengan NaHS, H2CO3 dengan NaHCO3, HNO2 dengan KNO2, dan CH3COOH dengan CH3COONa. Ketika larutan penyangga yang bersifat asam ditambah asam, ion H+ dari asam tersebut akan dinetralkan oleh ion OH– dari basa konjugasinya. Jika larutan penyangga ditambah basa, ion OH– dari basa tersebut akan dinetralkan oleh ion H+ dari asam lemah. Perumusan larutan penyangga yang bersifat asam sebagai berikut. Larutan Penyangga Bersifat Basa Larutan penyangga yang bersifat basa dibuat dari campuran basa lemah dengan asam konjugasinya. Asam konjugasi dibuat dari basa lemah yang berlebihan dengan asam kuat atau garam dari basa lemahnya. Misalnya campuran NH4OH dengan NH4CI. Jika larutan penyangga ini ditambah asam, ion H+ dari asam tersebut akan dinetralkan oleh ion OH– dari basa lemah. Jika larutan penyangga ini ditambah basa, ion OH–dari basa tersebut akan dinetralkan oleh ion H+ dari asam konjugasinya. Perumusan larutan penyangga yang bersifat basa sebagai berikut. Demikian penjelasan yang bisa kami sampaikan tentang Pengertian Dan Macam – Macam Larutan Penyangga. Semoga postingan ini bermanfaat bagi pembaca dan bisa dijadikan sumber literatur untuk mengerjakan tugas. Sampai jumpa pada postingan selanjutnya. Baca postingan selanjutnya Pengertian Tritrasi,Stoikiometri Larutan Dan Grafik Titrasi Asam-Basa Peranan dan Pemanfaatan Asam Basa dalam Berbagai Bidang Menghitung pH Larutan Asam Lemah dan Basa Lemah Penentuan pH Asam Kuat Dan Basa Kuat Konsep pH, pOH, dan pKw Pada Larutan Asam Basa Mengkaji Dan Mengidentifikasi Sifat Larutan Asam dan Basa Teori – Teori dan Konsep Asma Basa Menurut Para Ahli Dan Penjelasan Contoh Soal Kimia Dan Pembahasan Terlengkap Tentang Reaksi Kesetimbangan Larutan penyangga merupakan larutan yang bisa mempertahankan pH, jika ditambahka asam atau basa kuat. PH Sendiri merupakan derajat keasaman yang digunakan untuk menyatakan tingkat keasaman atau kebasaan yang dimiliki suatu larutan. Terdapat dua jenis larutan penyangga, yakni larutan penyangga bersifat asam dan larutan penyangga bersifat basa. Dilansir dari salah satu buku kimia karya Unggul Sudarmo, disebutkan bahwa larutan penyangga merupakan sistem reaksi kimia yang terkadang hanya dapat berlangsung pada kondisi lingkungan mempunyai pH tertentu. Anda dapat menemukan lauran penyangga saat proses reaksi pemecahan protein dalam lambung oleh enzim peptidase, yang dapat berjalan dengan baik jika cairan lambung memiliki pH=3. Oksigen dapat dengan mudah terikat oleh butir-butir darah merah jika pH larutan tersebut berada pada kisaran angka tertentu. Oleh karenanya, diperlukan suatu sistem yang dapat memepertahankan nilai pH. Peta Konsep Larutan PenyanggaLarutan Penyangga AsamLarutan Penyangga BasaLarutan penyangga asamAturan PH Larutan PenyanggaAir Liur Merupakan Larutan Penyangga Karena Mengandung Senyawa Peta Konsep Larutan Penyangga Larutan penyangga dapat mempertahankan pH yang hasilnya berupa larutan penyangga basa dan larutan penyangga asam. Antara asam dan basa juga masih memiliki dua sub pembahasan masing-masing. Larutan penyangga asam mengandung asam lemah dan basa konjugasi. Adapun larutan penyangga basa mengandung asam konjugasi dan basa lemah. Larutan Penyangga Asam Larutan penyangga asam merupakan larutan yang mengandung asam lemah dan basa konjugasinya. Larutan ini dapat mempertahankan pH pada kondisi asam atau pH kurang dari 7 pH7. Larutan penyangga basa dapat diperoleh dengan mencampur basa lemah dengan garamnya atau basa lemah berlebih dengan asam kuat. Larutan penyangga basa dapat dibuat dari basa lemah dan garamnya. Misalkan dalam larutan penyangga basa yang mengandung ammonia NH3 dan ion ammonium NH4+, terdapat reaksi kesetimbangan sebagai berikut NH3 aq + H2O I ↔NH4+ aq + OH– aq, maka harga tetapan kesetimbangan asam Ka dan harga dari H+. Larutan Penyangga dalam Kehidupan Dalam kehidupan sehari-hari larutan penyangga dapat memberikan sejumlah manfaat, baik untuk manusia hingga tumbuhan. Berikut manfaat larutan penyangga 1. Larutan Penyangga dalam Air Ludah Kadar pH dalam mulut harus mencapai 6,8 agar tidak merusak email gigi. Kendati demikian, makanan yang masuk ke dalam mulut dapat mempengaruhi tingkat keasaman tersebut. Untuk mempertahankan pH, air ludah akan mengeluarkan larutan penyangga fosfat yang mampu menetralkan asam sisa-sisa makanan. 2. Larutan Penyangga dalam Darah Darah manusia memiliki 7,4 pH dalam kondisi normal. PH tersebut tidak boleh turun ataupun naik. PH tersebut juga dipertahankan larutan penyangga yang terdapat dalam darah, seperti larutan penyangga hemoglobin, larutan penyangga karbonat, dan larutan penyangga fosfat. 3. Larutan Penyangga sebagai Penyeimbang pH Tanaman Tanaman yang dipelihara dengan sistem hidroponik memerlukan kadar pH air tertentu agar dapat tumbuh dan berkembang. Untuk mengatasi hal itu, tanaman perlu ditambahkan larutan penyangga. Proses Kerja Larutan Penyangga Larutan penyangga memiliki komponen asam dan basa dengan asam dan basa konjugasinya, sehingga mampu mengikat adun ion H+ maupun ion OH-. Penambahan sedikit asam kuat atau basa kuat tidak mengubah pH-nya secara signifikan. Berikut cara kerja larutan penyangga Larutan penyangga asam Adapun cara kerja pada larutan penyangga ini, mampu dilihat pada larutan penyangga yang memuat CH3COOH dan CH3COO- yang mengalami kesetimbangan. Dengan anggota sebagai berikut Pada penambahan asamPenambahan asam H+ akan menggeser kesetimbangan ke kiri. Di mana ion H+ yang ditambahkan akan bereaksi dengan ion CH3COO- membentuk molekul CH3COOH. CH3COO-aq + H+aq → CH3COOHaq Pada penambahan basaJika yang ditambahkan adalah suatu basa, maka ion OH- dari basa itu akan bereaksi dengan ion H+ membentuk cairan. Hal ini akan menyebabkan kesetimbangan bergeser ke kanan sehingga konsentrasi ion H+ mampu dipertahankan. Jadi, penambahan basa menyebabkan susutnya komponen asam CH3COOH, bukan ion H+. Basa yang ditambahkan tersebut bereaksi dengan asam CH3COOH membentuk ion CH3COO- dan cairan. CH3COOHaq + OH-aq → CH3COO-aq + H2Ol Larutan penyangga basaAdapun cara kerjanya mampu dilihat pada larutan penyangga yang memuat NH3 dan NH4+ yang mengalami kesetimbangan. Dengan anggota sebagai berikut Pada penambahan asam Jika ditambahkan suatu asam, maka ion H+ dari asam akan mengikat ion OH-. Hal tersebut menyebabkan kesetimbangan bergeser ke kanan, sehingga konsentrasi ion OH- mampu dipertahankan. Di samping itu, penambahan ini menyebabkan susutnya komponen basa NH3, bukannya ion OH-. Asam yang ditambahkan bereaksi dengan basa NH3 membentuk ion NH4+. NH3 aq + H+aq → NH4+ aq Pada penambahan basa Jika yang ditambahkan adalah suatu basa, maka kesetimbangan bergeser ke kiri, sehingga konsentrasi ion OH- mampu dipertahankan. Basa yang ditambahkan itu bereaksi dengan komponen asam NH4+, membentuk komponen basa NH3 dan cairan. NH4+ aq + OH-aq → NH3 aq + H2Ol Aturan PH Larutan Penyangga Larutan penyangga asam Mampu digunakan tetapan ionisasi dalam menentukan konsentrasi ion H+ dalam suatu larutan dengan rumus berikut [H+] = Ka x a/valxgataupH = p Ka – log a/gdengan, Ka = tetapan ionisasi asam lemah a = banyak mol asam lemahg = banyak mol basa konjugasiLarutan penyangga basaMampu digunakan tetapan ionisasi dalam menentukan konsentrasi ion H+ dalam suatu larutan dengan rumus berikut [OH-] = Kb x b/valxgataupOH = p Kb – log b/gpH = 14 – pOH dengan, Kb = tetapan ionisasi basa lemah b = konsentrasi basa lemahg = konsentrasi asam konjugasi PROGRAM PENDIDIKAN PROFESIGURU UNIVERSITAS SULTANAGENG TIRTAYASA TAHUN 2021 MODUL PEMBELAJARAN KIMIA LARUTAN PENYANGGA PESERTA PPG DALAM JABATANModul Kimia LARUTAN PENYANGGA KIMIA KELAS XI 2Modul Kimia 3Modul Kimia GLOSARIUMAnion suatu keadaan yangdisebabkanolehprosespenurunan konsentrasi ionhidrogendiAsamkonjugasi dalam plasma darahAsamlemah ion basayangtelahmenerima proton/ ion H+Basalemah senyawaasamyangdalamlarutannyahanyasedikitterionisasi menjadiion-Kation Suatuasamyangtelahmelepaskansatuproton/ioh H+ senyawabasayangdalamlarutannyahanyasedikitterionisasi menjadiion- ionnya. ion yang bermuatan positif. larutan yang mampumempertahan pH . 4Modul Kimia PETA KONSEPLARUTAN LarutanPENYANGGA Penyangga Bersifat Asam Larutan Penyangga Bersifat Basa Perhitungan pH Larutan Penyangga Peran Larutan Penyangga 5Modul Kimia PENDAHULUANA. Identitas ModulMataPelajaran KIMIAKelas XIAlokasiWaktu 8 Jam PelajaranJudulModul LARUTAN PENYANGGAB. Kompetensi Dasar Menjelaskan prinsip kerja, perhitungan pH, dan peran larutan penyangga dalam tubuh makhluk hidup Membuat larutan penyangga dengan pH tertentuC. Deskripsi Singkat Materi materi Modul ini berisikan materi pokok Larutan Penyangga. Sedangkan pembelajaran yang terbagi 2 yaitu1 Pengertian, jenis dan prinsip kerja larutan penyangga. Larutan penyangga merupakan larutan yang bisa mempertahankan pH meskipun ditambahkan asam atau basa kuat juga pengenceran. Jenis larutan penyangga ada 2 yakni larutan penyangga yang bersifat asam dan larutan dipaparkan pada modul Penghitungan pH dan peran larutan penyangga dalam kehidupan sehari-hari. pH pada larutan penyangga dilakukan penghitungan dengan rumus yang telah ditentukan berdasarkan jenis larutan penyangga. Larutan penyangga sangat banyak manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari yang juga dibahas padamodul Petunjuk Penggunaan Modul Agarmodul dapat digunakansecara maksimal makakalian diharapkanmelakukan langkah- langkah sebagai berikut 1. Prasyarat pada materi ini adalah pemahaman mengenai kosep asam dan basa serta garam juga penghitungan pH-nya 2. Bacalah modul ini secara berurutan dan berusahalah untuk memahami isinya karena materiiniakan menjadiprasyaratpadamateriselanjutnya. 3. Pahami tujuan yang tercantum dalam setiap kegiatan pembelajaran 4. Pelajari uraian materi secara sistematis dan mendalam dalam setiap kegiatan pembelajaran. 5. Lakukan uji kompetensi/latihan soal di setiapakhir kegiatanpembelajaran untuk mengetahui tingkat penguasaan materi. 6. Diskusikandenganguruatautemanjikamengalamikesulitandalam memahami pada modul berikutnya jika sudah mencapai ketuntasan yang Materi Pembelajaran Modul ini terbagi menjadi 2 kegiatan pembelajaran dan di dalamnya terdapat uraian materi, contoh soal, soal latihan dan soal evaluasi. Pertama Pengertian, Jenis dan Prinsip Kerja Larutan Penyangga Kedua PerhitunganpHdanPeranLarutanPenyangga 6Modul Kimia Tujuan Pembelajaran Setelah kegiatan pembelajaran 1 ini kalian diharapkan mampu 1. menjelaskan pengertian larutan penyangga 2. Menjelaskan jenis-jenis larutan penyangga 3. Menjelaskancara pembuatanlarutan penyangga 4. Menjelaskan prinsip kerja larutan Uraian Materi 1. Pengertian Larutan Penyangga Kalian sudah paham konsep asam dan basa pada materi sebelumnya. Nah, bisakah kalian bayangkan bila tubuh manusia dimasuki zat yang mengandung asam atau basa? Tentu saja jika tubuh manusia pH-nya tiba-tiba naik atau turun drastis akibat masuknya larutanasam ataubasa maka akansangat berbahaya hingga menyebabkan kematian. Sehingga, tubuh manusia harus selalu tetap dijaga keseimbangan keasamannya atau pH-nya. Untuk menjaga keseimbangan asam tersebutmakatubuhmanusiaharus memilikisifatsebagailarutanpenyanggaatau buffer. Dengan adanya sifat larutan penyangga, maka tubuh manusia dapat mempertahankan pH walaupun menerima berbagai penambahan zat yang mengandung asam atau basa. Tubuh manusia harus bisa mempertahankan derajat keasamannya pH agar bisa menjalankanfungsinya pada reaksi pemecahan protein di dalam asam lambung oleh enzim peptidase yang akan berjalan dengan baik jika cairan lambung mempunyai pH=3. Oksigen dapat terikatdenganbaikolehbutir-butirdarah merah jikapHdarahsekitar6,1- angkatertentu tetap maka diperlukan suatu sistem yang dapat mempertahankan nilai pH,yakni larutan penyangga. Larutan penyangga ,memiliki peran yang sangat penting dalam rekasi-reaksi kompleks yang terjadi dalam tubuh manusia. Tuhan Yang Maha Esa telah memberikan larutan penyangga dalam tubuh manusia sehingga kita patutbersyukur. Dari pemaparan diatas, maka kita bisa menarik kesimpulan pengertian dari larutanpenyangga. Larutanpenyanggaataubufferadalahlarutanyangdapat mempertahankanpHtertentuterhadapusaha mengubah pH, seperti penambahan asam, basa, ataupun pengenceran. Dengan kata lain pH larutan penyangga tidak akanberubahsecarasiknifikan walaupunpadalarutan tersebut ditambahkan sedikit asamkuat,basakuatataularutantersebutdiencerkan. 7Modul Kimia Gambar Darah mampu mempertahankan pH karena mengandung larutan penyangga dari OksihemoglobinHHbO2 dandeoksihemoglobin/asamhemoglobinHHb 2. Jenis Larutan Penyangga Jenis larutan penyangga ditentukan oleh komponen penyusunnya yakni asam atau basa lemah dan asamataubasakonjugasinyagaram.Berikutinijenis-jenis larutan penyangga a LarutanPenyanggaAsam Larutan penyangga bersifat asam apabila terdiri dari campuran asam lemah dengan basa konjugasinya . Contohnya adalah CH3COOH dengan CH3COONa atau CH3COO-. Basa konjugasi CH3COO- ini dapat diperoleh dari larutan garamnya yaitu dari kation logam dari masing- masing anionnyamisalnya CH3COONa,CH3COOK,CH3COO2Mg, HCO3K,danlainnya Contoh asam lemah dan basa konjugasinya adalah HCOOH - HCOO- H2CO3 - HCO3- H2PO4- - HPO42- HF - F- b Larutan PenyanggaBasa Larutan penyangga bersifat basa apabila terdiri dari campuran basa lemah dengan asam konjugasinya,contohnya adalah NH4OHdenganNH4+atauNH4Cl. Asam konjugasi NH4+ ini dapat diperoleh dari larutan garamnya yaitu dari anion logam dari masing-masing kationnya misalnya NH4Cl, NH4Br, NH4NO3,NH4I, danlainnya. Contoh basa lemah dan asam konjugasinya adalah C6H5NH2 - C6H5NH3Cl 3. Pembuatan Larutan Penyangga Pembuatan larutan penyangga terdiridari dua acara yaitu secara langsung dan tidaklangsung. Pembuatansecaralangsungdilakukandengan a mencampurkanasamlemahHAdengangarambasakonjugasinyaLA,yangdapatterionisasi menghasilkan ion A− b mencampurkanbasalemahBdengangaramasamkonjugasinyaBHX,yangdapatterionisasi menghasilkanion BH+ 8Modul Kimia Contoh CH3COONa + CH3COOH NH4Cl +NH4OH pembuatan larutan penyangga secara tidak langsung dilakukan dengan a. mencampurkan suatu asam lemah dalam jumlah berlebih dengan suatu basa kuat sehingga bereaksi menghasilkan garam basa konjugasi dari asam lemah tersebut. b. mencampurkan suatu basa lemah dalam jumlah berlebih dengan suatuasam kuat sehingga bereaksi menghasilkan garam asam konjugasi dari basa lemah tersebut. Contoh CH3COOH+ NaOH ⇒ CH3COONa+ H2O NH4OH+HCl ⇒ NH4Cl+H2O 4. Prinsip Kerja Larutan Penyangga Larutan penyangga bekerja sesuai konsepnya bahwa larutan ini dapat mempertahankan pH awal larutan meskipun ke dalam larutan ditambahkan asam kuat maupun basa kuat atau air dalam jumlah larutan penyangga? Perhatikan gambar berikut ini! Gambar Prinsip kerja larutan penyangga Larutan penyangga mengandung komponen asam dan basa lemah, dengan asam danbasa konjugasinya, sehingga dapat mengikat baik ion H+ ataupun ion OH-. Sehingga penambahan sedikit asam kuat atau basakuatsertasedikitpengenceran tidakbisamengubah pH-nya secarasignifikan. a Larutan Penyangga Asam Larutan penyangga asam merupakan campuran asam lemah dengan garamnya basa konjugasi, contohnya larutan penyangga yang mengandung CH3COOH dan CH3COO- yang mengalami kesetimbangan akan terbentuk larutan penyangga yangbersifat asam. Dalam larutan tersebut, terdapat kesetimbangan kimia CH3COOHaq ⇌ CH3COO−aq +H+aq 9Modul Kimia Prinsip kerja larutan penyangga asam sebagai berikut 1 Pada Penambahan Asam Pada penambahan asam, ion H+ dari asam akan menambah konsentrasi H+ pada larutan dan menyebabkankesetimbangan bergeserkekiri. Sehingga reaksi mengarah pada pembentukan CH3COOH. Artinya, ion H+ yang ditambahkan akan bereaksi dengan ion CH₃COO– membentuk molekul CH₃COOH. Dengan kata lain, asam yang ditambahkan akan dinetralisasi oleh komponenbasa konjugasiCH3COO−. CH₃COO– aq + H+ aq ⇄ CH₃COOH aq Oleh karena itu, pada kesetimbangan baru tidak terjadi perubahan konsentrasiionH+, sehinggapHdapatdipertahankan. 2 Pada Penambahan Basa Bilayangditambahkanadalahsuatubasa,ionOH- daribasaakanbereaksi dengan ion H+ dan membentukair. Sehingga dapat menyebabkan keseimbangan bergeser kekanandan konsentrasi Ion H+ tetap dipertahankan. Selain itu, penambahan basa juga menyebabkan berkurangnya komponen asam CH3COOH. Berkurangnya komponen asam inilahyangmenyebabkanreaksi bergeserkekanan. Dengankatalain,basa yang ditambahkan akan dinetralisasi oleh komponen asam lemah CH3COOH. Basa yang akan ditambahkan tersebutbereaksidenganasamCH3COOHdanmembentukIonCH3COO-dan air. CH3COOHaq + OH-aq ⇄ CH3COO-aq + H2Ol Oleh karena itu, pada kesetimbangan baru tidak terjadi perubahan konsentrasiion H+ , sehinggapHdapatdipertahankan. 3 Pengenceran Pada penambahan air pengenceran, derajat ionisasi asam lemah CH₃COOH akan bertambah besar, yang berarti jumlah ion H+ dari ionisasi CH₃COOH juga bertambah. Akan tetapi, karena volume larutan juga bertambah, pengaruh penambahan konsentrasi H+ menjadi tidak berarti. Dengan demikian,nilaipHlarutantidakmengalamiperubahan. b Larutan Penyangga Basa Padacampuranbasalemahdangaramnyaasamkonjugasicontohnyapada NH3 dan NH4+ yang mengalami kesetimbangan. akan terbentuk larutan penyangga yang bersifat basa. Dalam larutan tersebut, terdapat kesetimbangan kimia NH4OHaq ⇌ NH4+aq +OH-aq Prinsip kerja larutan penyangga basa sebagai berikut 1 Pada penambahan asam Bila yang ditambahkan suatu asam, maka Ion H+ dari asam akan mengikat Ion OH-. Hal itu akan dapat menyebabkan keseimbangan dan akan bergeser ke kanan, sehingga konsentrasi Ion OH- dapat dipertahankan. Suatu sisi penambahan ini dapat menyebabkan sehingga berkurangnya komponen basa NH3,bukannya IonOH-. Asam yang ditambahkan akan bereaksi dengan basa NH3 akan membentuk Ion NH4+. 10Modul Kimia NH3 aq + H+aq ⇄ NH4+ aq Oleh karena itu, pada kesetimbangan baru tidak terjadi perubahan konsentrasi ion OH- , sehingga pH dapat dipertahankan. 2 Pada penambahan basa Bila yang ditambahkan adalah suatu basa, maka keseimbangan bergeser ke kiri,sehingga konsentrasiionOH- dapatdipertahankan. Basa yang ditambahkan itu bereaksi dengan komponen asam NH4+, membentuk komponen basaNH3& air. NH4+ aq + OH-aq ⇄ NH3 aq + H2Ol Oleh karena itu, pada kesetimbangan baru tidak terjadi perubahan konsentrasi ion OH- , sehingga pH dapat dipertahankan. 3 Pengenceran Pada penambahan air pengenceran, derajat ionisasi basa lemah akan bertambahbesar, yang berarti jumlah OH– dari ionisasi NH₃ bertambah. Akantetapi, karena volume larutan juga bertambah, pengaruh penambahan konsentrasi OH– menjadi tidak berarti. Dengan demikian, nilai pH larutantidak Tugas Mandiri Setelah mempelajari pengertian, jenis dan prinsip kerja larutan penyangga pada modul ini. Maka buatlahtugasmandiridenganpertanyaansebagaiberikut 1. Suatu larutan penyangga mengandung pasangan larutan H2CO3 dan HCO3-. Jelaskanapayangakan terjadijikakedalamsistemlarutanpenyanggatersebut ditambahkan a Larutan HBr b Larutan KOH 2. Seorang atlet diduga mengalami alkalosis. Bagaimana solusinya agar pH darah atlet tersebut menjadi normal kembali? Terangkan mekanisme kerja komponen larutanpenyanggadalamtubuh! 11Modul Kimia Pedoman Penskoran Cocokkan denganskoryang telahterlampir,laluperhatikanintervalskorberikut 90 - 100 = baik sekali 80-89 = baik 70-79 = cukup <70 = kurang Apabila mencapai tingkat penguasaan 80 atau lebih, anda dapat meneruskan dengan Kegiatan Belajar 2, Bagus! Jika masih di bawah 80, anda harus mengulangi materi Kegiatan Belajar 1, terutama bagian yang belum dikuasai, Tetap Semangat! 12Modul Kimia Penilaian DiriJawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jujur dan bertanggungjawab!No Pertanyaan Jawaban Ya Tidak 1 Apakah anda mampu menjelaskan pengertian larutan penyangga? 2 Apakah anda mampu menjelaskan jenis larutan penyangga asam serta komposisi campurannya? 3 Apakah anda mampu menjelaskan jenis larutan penyangga basa serta komposisicampurannya? 4 Apakah anda mampu menjelaskan jenis larutan penyangga yang berasal dari pencampuran asam atau basa yang berlebih? 5 Apakah anda mampu menjelaskan cara pembuatan larutan penyangga baik dengan cara langsung dan tidak langsung? 6 Apakah anda mampu menjelaskan prinsip kerja larutan penyangga?Apabila jawaban kalian pada ketiga pertanyaan diatas “ya”, maka kalian sudah memahami pengertian,jenis-jenis serta prinsip kerja larutan penyangga. Silahkan lanjutkan mempelajari materi larutan penyanggapada kegiatan pembelajaran kedua. Namun, apabilakalian masih menjawab “tidakataubelum”, makasilahkanpelajarilagi ya, kegiatan pembelajaran yang pertama .Tetap Semangat ! 13Modul Kimia Larutan Penyangga dalam kehidupan sehari-haria. Larutan penyangga dalam tubuh makhluk hidup Berfungsi sebagai penyeimbang pH tubuh, larutan penyangga terdapat pada cairan intrasel dan cairan ekstrasel. Contoh larutan penyangga dalam tubuh makhluk hidup yaitu darah intrasel dan air liur ekstrasel. Selain itu, larutan penyangga dalam tubuh makhluk hidup dibagi menjadi 3 macam, yaitu 1 Larutan penyanggafosfat Larutan penyangga fosfat adalah larutan penyangga yang terdapat pada cairan seluruh tubuh makhluk hidup dan tersusun atas H2PO4– dan reaksilarutanpenyangga fosfatadalahsebagai berikutH2PO4–aq+OH–aq ⇄ HPO42–aq + H2Olsedangkan ketika pH tubuh turun, reaksi larutan penyangga fosfat adalah sebagai berikutHPO42-aq+H+aq ⇄ H2PO4–aq2 Larutan penyanggakarbonatLarutan penyangga karbonat adalah larutan penyangga yang terdapat pada darahdantersusunatas H2CO3 dan HCO3•.PadasaatpHtubuhnaik,reaksi larutanpenyanggakarbonatadalahsebagaiberikutH2CO3aq+OH–aq ⇄ HCO3–aq + H2Olsedangkan ketika pH tubuhturun, reaksi larutanpenyangga karbonat adalah sebagaiberikutHCO3–aq+H+aq ⇄ H2CO3aq3 Larutan penyanggahemoglobin Larutan penyangga hemoglobin adalah larutan penyangga yang terdapat pada darah dan tersusun atas HHb dan HbO2. Reaksi larutan penyangga hemoglobin adalah sebagai berikut HHbaq + O2aq ⇄ HbO2-aq + H+aq Tanpa adanya peranan larutan penyangga dalam tubuh makhluk hidup, makhluk hidup dapat mengalami asidosis dan alkalosis yang menyebabkan kerusakan pada jaringan dan organ. Asidosis adalah penurunan pH darah yang disebabkan oleh metabolisme tubuh yang terlalu tinggi karena adanya penyakit diabetes melitus, diare, penyakit ginjal, dan protein berlebih. Sedangkan alkalosis adalah peningkatan pH darah yang disebabkan karena kekurangan Menjaga keseimbangan pH tanaman. Suatu metode penanaman dengan media selain tanah, biasanya ikerjakan dalamkamarkaca dengan menggunakan mendium air yang berisizat hara, disebut dengan hidroponik . Setiap tanamanmemilikipHtertentuagardapat penyangga agar pH dapat Larutan penyangga pada obat-obatan Asam asetilsalisilat merupakan komponen utama dari tablet aspirin, merupakan obat penghilang rasa nyeri. Adanya asam pada aspirin dapat menyebabkan perubahan pH pada pembentukanhormon, untuk merangsang penggumpalan darah, terhambat; sehingga pendarahan tidak dapat dihindarkan. Oleh karena itu, pada aspirin ditambahkanMgOy Dalam industri farmasi Dalamindustrifarmasi,larutanpenyanggaberperandalampembuatanobat-obatan, agarzataktif obat tersebut mempunyai pH tertentu Larutan penyanggayang umum digunakan dalam industri farmasi adalah larutan asam basa konjugasi senyawa fosfat. 14Modul Kimia e. Dalam mikrobiologi industri Dalam mikrobiologi industri digunakan sebagai pengatur pH medium pertumbuhan mikroorganisme. f. Biologi Dalam bidang biologi digunakan untuk mengoptimalkan kerja enzim. g. Analisis Kimia Digunakanuntukanalisis kualitatifdankuantitatif,pemisahan senyawa dan unsur,sertareaksi kimiadengan pH Rangkuman 1. Larutanpenyanggabersifatasamapabilaterdiridaricampuranasamlemah denganasam konjugasinya . Untukmenghitunglarutanpenyangga yang bersifat asamadalahdengan menggunakanrumussebagaiberikutKeteranganKa = tetapan ionisasi asam lemah na=Jumlah mol asam lemahnbk= Jumlah mol basa konjugasi2. Larutan penyangga bersifat basa apabila terdiri dari campuran basa lemah dengan asam konjugasinya . Untuk menghitung larutan penyangga yang bersifat basa adalah dengan menggunakan rumus sebagaiberikut pOH= – log [OH–]KeteranganKa = tetapan ionisasi asam lemah nb =Jumlahmolbasalemahnak = Jumlah mol asam konjugasinya3. Peran Larutan Penyanggadalamkehidupansehari-hari, yaknia. Larutan penyangga dalam tubuh makhluk hidup berfungsi sebagai penyeimbang pH tubuh, larutan penyangga terdapat pada cairan intrasel dan cairan ekstrasel. Larutan penyangga dalam tubuh makhluk hidup dibagi menjadi 3 macam, yaitu 1. Larutan PenyanggaFosfat 2. Larutan PenyanggaKarbonat 3. Larutan PenyanggaHemoglobinb. Menjaga keseimbangan pH Larutan penyangga pada obat-obatand. Dalam industrifarmasie. Dalam mikrobiologiindustryf. Dalam IlmuBiologi 15Modul Kgim. ia Tugas Mandiri Setelah kalian memahamipengertian dan prinsip kerja larutan penyangga serta telah melakukanpenghitungan pHlarutanpenyangga,makacarilahinformasidanjawablah pertanyaan berikut ini ! 1. Sebutkanjenislarutanpenyanggayang dalambidang industridanjelaskan prinsip kerjanya! 2. Sebutkanjenislarutanpenyanggayang dalambidangkedokterandanobat- obatan danjelaskanprinsip kerjanya ! 3. Bagaimanakah bila larutan penyangga dalam air liur tidak ada? Pergunakanlah sumberbelajaryangadadisekitarmu! 16Modul Kimia EVALUASIJawablah pertanyaan berikut ini !4. Pernyataanyangbenartentang larutanpenyanggaadalah …. A. mempertahankan pH sistem agar tetap B. memilikikomponenasamdanbasayangselaluberupapasangankonjugasi C. mampumengatasipenambahanasamdanbasadalamjumlahbanyak D. memiliki kapasitastertentu E. pengenceran tidakmengubahkonsentrasi ion H+ dan OH–5. Campuranlarutandibawahiniyangdapatmembentukcampuranpenyangga adalah …. A. larutan HCl dengan larutan NH4Cl B. larutan CH3COOH dengan larutan C6H5COOK C. larutan CH3COOH dengan larutan C2H5ONa D. larutan CaOH2 dengan larutan CaCl2 E. larutan HCOOH dengan larutan HCOONa6. Perhatikan data uji pH beberapa larutan! Larutan pH Awal pH setelah penambahan sedikit asam sedikit basaP 3,0 1,0 4,0Q 5,0 4,9 5,1R 8,0 7,9 8,1S 9,0 8,5 10,5T 10,0 8,5 11,5 Larutan yang merupakan larutan penyangga adalah …. A. PdanQ B. QdanR C. RdanS D. RdanT E. SdanT7. Perhatikan data percobaan pH pHdenganpenambahansedikit I Awal Basa Asam II III 5,60 6,00 5,00 IV V 5,40 5,42 5,38 5,20 5,25 5,18 8,20 8,80 7,80 9,20 9,60 8,70 17Modul Kimia Larutan yang mempunyai sifat penyangga adalah …. A. Larutan I B. Larutan II C. LarutanIII D. LarutanIV E. Larutan V8. Pasanganlarutanberikutiniyangmenghasilkanlarutanpenyanggaadalah…. A. 100mLNH4OH0,2M+100 mL HCl0,1 M B. 100mLNH4OH0,2M+100mLHCl0,3M C. 100 mL NaOH 0,2 M + 100 mL CH3COOH 0,2 M D. 100mLNaOH0,2M+100 mLHCN0,1M E. 100mLNaOH0,2M+100 mLHCN0,2M9. Padakondisinormal,pHdaridarahmanusiadanjaringanharusdijagaantara…. A. 3 – 4 E. 1 – 210. Bacalah wacana berikut ini. pH normal darah manusia adalah dirancang selalu relatif tetap, yaitu 7,4 ± 0,05. Komponen utama bufer darah adalah H2CO3 dan HCO3- dengan perbandingan 120, yang merupakan salah satu hasil metabolismepernafasan. CO2g ⇄ CO2aq CO2aq + H2Ol ⇄ H2CO3aq H2CO3aq + H2Ol ⇄ H3O+aq + HCO3- Pada kasus alkalosis atau kelebihan basa yang disebabkan kekurangan CO2 terlarut, pHdarahnaikhingga mencapai 7,8. Jika dibiarkan akan menyebabkan kerusakan sistem syaraf. Salah satu upaya mengembalikan pH normal darah adalah dengan pemberianmaskergasoksigendidukunginfuslarutanbufer bikarbonatpH6,7selama selangwaktutertentu. Ka H2CO3 =4,3 x 10-7. Berdasarkan wacana tersebut, pemberian larutan bikarbonat pH 6,7 bertujuan untuk …. A. menaikkanpHdarahdenganmenggeserkesetimbangankearahkiri B. menaikkanpHdarahdenganmenggeserkesetimbangankearahkanan C. menaikan pH darah tanpamenggeserarah kesetimbangan D. menurunkanpHdarahdenganmenggeserkesetimbangan kearahkiri E. menurunkanpHdarahdenganmenggeserkesetimbangankearahkanan 18Modul Kimia JAWABAN = 10 = 100 No Jawaban = jumlah benar x 10 1A 2E 3B 4B 5A 6B 7D 8C 9A 10 BPedoman Penilaian1soalmemilikiskorJumlahSkorMaksimalJumlahSkorPerolehan 19Modul Kimia DAFTAR PUSTAKANingsih, Sri Rahayu. 2013. KIMIA SMA XI Sekolah Menangah Atas. Bumi Aksara. Jakarta. Sudarmo,, Ungguldkk. 2014. KIMIA SMA XI Sekolah Menangah Atas. Penerbit Erlangga. IntanPariwara. , Nana. 2013. KIMIA SMA XI Sekolah Menangah Atas. Grafindo. Jakarta. Thahjadarmawan., 20 Yuk, pelajari tentang larutan penyangga, mulai dari pengertian, fungsi, jenis-jenis, cara kerja, serta contoh persamaan reaksinya! — Pernah nggak, kamu makan pempek, lalu sesaat kemudian merasakan perih di bagian perut? Hal itu karena di dalam kuah pempek terdapat cuka yang mengandung asam asetat. Hmm, asam? Bukannya asam itu bersifat korosif? Memang betul. Makanya, bersyukurlah kamu karena di dalam tubuh kita ada larutan penyangga yang bisa menyelamatkan kita dari sifat korosif asam maupun basa. Hah? Penyangga? Apa yang disangga? Hehe, bukan, ini bukan buat nyangga pintu biar nggak ketutup sendiri gitu. Tapi, larutan ini menyangga pH supaya tidak berubah dan tetap stabil. Baca juga Jenis-Jenis, Persamaan Reaksi, dan Tetapan Kesetimbangan Kimia Pengertian dan Fungsi Larutan Penyangga Larutan penyangga atau sering disebut juga dengan larutan buffer adalah larutan yang dapat menstabilkan pH meskipun diberikan sedikit asam, sedikit basa, ataupun diencerkan. Larutan penyangga ini banyak diberikan di tempat-tempat yang “rentan” berubah pH-nya, misalnya kolam renang. Kolam renang yang baik biasanya mencampurkan larutan penyangga ke dalam air kolamnya, agar pH air kolam bisa stabil dan tidak merusak kulit. Selain itu, larutan penyangga juga terdapat di dalam soda untuk mencegah rasa asam yang melukai gigi dan jaringan di mulut. Bahkan, di dalam tubuh kita, tepatnya di dalam cairan lambung, juga terdapat larutan penyangga, lho! Fungsinya adalah untuk mempertahankan pH lambung agar tetap stabil meskipun di dalam lambung terdapat makanan atau minuman yang mengandung asam atau basa. Misalnya, kamu memakan makanan yang asam kayak… ketek. Oke, ganti contoh lain. Misalnya, jeruk. Dengan memakan jeruk yang mengandung asam sitrat, nantinya pH lambung kita akan berubah. Nah, larutan penyangga yang ada di dalam cairan lambung, akan “mencegah” hal ini. Efek makan makanan asam Sumber Hmm, mungkin kamu belum bisa membayangkan seperti apa larutan penyangga itu, ya? Oke, coba aku jelasin lagi ya. Kita ambil contoh cairan lambung tadi. Di dalam cairan lambung ini, yang bertindak sebagai larutan penyangga ternyata sangat kompleks, lho. Salah satu contohnya adalah campuran ion bikarbonat HCO3– dan ion karbonat CO32-. Campuran ini dapat mencegah perubahan pH yang drastis pada lambung, sehingga mencegah kerusakan lambung akibat pH makanan yang berubah-ubah. Misalkan ketika kita makan pempek tadi. Meskipun lambung kita kemasukan cuka yang bersifat asam, tapi lambung tetap aman, kan? Hal ini karena larutan penyangga dalam lambung kita dapat mengatasinya. Selain di lambung, larutan penyangga ada juga di dalam darah, lho! Di dalam darah, larutan penyangga ini ada dalam bentuk H2CO3 dan HCO3–. Baca juga Laju Reaksi dan Faktor-Faktor yang Memengaruhinya Larutan penyangga ada jenis-jenisnya, lho! Apa aja sih, jenis-jenis larutan penyangga? Yuk kita bahas! Jenis-Jenis Larutan Penyangga Ada dua jenis larutan penyangga, yaitu larutan penyangga asam dan larutan penyangga basa. Larutan penyangga asam tersusun atas asam lemah dan basa konjugasinya. Contohnya adalah yang ada di dalam lambung tadi, yaitu campuran ion bikarbonat HCO3– yang berperan sebagai asam lemah dan ion karbonat CO32– yang berperan sebagai basa konjugasinya. Jenis yang kedua, yaitu larutan penyangga basa. Larutan penyangga basa terdiri atas basa lemah dan asam konjugasinya. Contohnya adalah campuran dari ammonia NH3 yang bertindak sebagai basa lemah dan ammonium NH4+ yang bertindak sebagai asam konjugasinya. Lalu bagaimana cara kerja dari larutan penyangga dalam menstabilkan pH? Cara Kerja Larutan Penyangga Jadi gini, cara kerja dari larutan penyangga adalah melalui reaksi dengan spesi zat penyusun larutan penyangga. Misalkan larutan penyangga dari HCO3– dan CO32– yang ada dalam lambung kita. Saat kita makan makanan asam, secara kimiawi, akan banyak ion H+ yang masuk ke dalam tubuh. Masuknya H+ ini yang membuat pH darah di tubuh kita menjadi turun asam. Beruntung kita punya larutan penyangga di dalam lambung yang mampu mengikat H+ sehingga pH darah kita kembali stabil. Adapun reaksi kimia yang terjadi adalah antara salah satu penyusun larutan penyangga, yaitu CO32–dengan H+ dari asam, dengan persamaan reaksi sebagai berikut Lalu bagaimana kalau kita mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung basa? Hal ini tentu akan meningkatkan pH lambung dan membuatnya menjadi basa, dong. Eits, tapi jangan takut! Masuknya ion OH– dari makanan atau minuman yang bersifat basa tadi juga akan ditangkap oleh salah satu penyusun penyangga kok, yaitu HCO3–. Reaksi kimianya bisa kamu lihat pada gambar di atas, ya! Baca juga Mempelajari Konsep Reaksi Redoks Reduksi-Oksidasi Nah, kamu tahu nggak kenapa yang bertugas menangkap H+ itu CO32– sementara yang menangkap OH– itu HCO3– ? Coba ingat-ingat lagi sifat dari kedua zat penyusun penyangga tadi, deh! Penyusun penyangga yang bereaksi dengan ion H+ selalu bersifat basa, yaitu ion CO32– yang merupakan basa konjugasi. Sedangkan yang bereaksi dengan OH– adalah penyusun penyangga yang bersifat asam, yaitu H2CO3. Selain penyangga yang ada di darah, di dalam sel di tubuh kita juga ada larutan penyangganya, lho! Adapun larutan penyangganya adalah H2PO4– asam dan HPO42- basa konjugasi. Apabila ada ion H+ berlebih yang masuk ke dalam sel, maka akan diikat oleh penyusun penyangga basa konjugasi HPO42-. Sebaliknya, apabila terdapat senyawa basa berlebih di dalam cairan intrasel, maka akan ditangkap oleh penyusun penyangga berupa asamnya, yaitu H2PO4–. — Itu dia pembahasan kita tentang larutan penyangga, mulai dari pengertian, fungsi, jenis-jenis, cara kerja, serta contoh persamaan reaksinya. Ternyata, larutan penyangga ini punya peranan yang cukup vital bagi kita, ya! Kalau kamu ingin mempelajari materi seperti ini sambil menonton video animasi lengkap dengan infografik menarik dan latihan soal, coba aja tonton di ruangbelajar! Sumber Gambar GIF Bayi Makan Lemon’ [Daring]. Tautan Diakses 9 Maret 2022. Artikel ini telah diperbarui pada 9 Maret 2022.

air liur merupakan larutan penyangga karena mengandung senyawa